Jumat, 20 April 2012

Daftar Siswa X-5 & X-7 Yang Telah Mengumpulkan Tugas

1.rizal adi setyawan
2.mandira dhaksi
3.sekar ayu
4.rachmat aulia
5.anisa setya
6.zulfikar akbar
7.hasan abdul rozak
8.irham bimantoro
9.kintan ayu
10. farida hayu
11.mirzam avicena
12.haris deni
13.wanda paramarta
14.rona nugraheni
15. wilda sahara
16.dwika talenta
17.bhisma syahputra
18.satya adi
19.gita styani
20.hanifah dian
21.citra putri
22.novaya sheila
23.adi bagaskara
24.ayu sonia
25.argnes martowo
26.dimas kumala.
27.alam abdulah
28.aztha aziz
29.sigit sulistyo
30.nadya rachma
31.kartika rachma
32.fatwa nuraini
33.kartika icha
34.wilajeng
35.nurtantyo wirawan
36.laila normaningtyas
37.nortantyo wirawan
38.dewi pratiwi
39.satya martha
40.khoirul syarif
42.muhammad maulana
43.rifki ananda
44.megy utya
45.miftahul nikmah
46.muhammad dicky
47.arinda sarah
48.fariz addo
49.rizky ananda
50.ita mariana
bagi yang merasa sudah mengirim api belum tercantum, harap menghubungi saya.

Jumat, 13 April 2012

Tugas kelas X-5

untuk kelas X-7 tugas mandiri kalian adalah :
1) pelajari tentang deret homolog dan buat resum singkat (materi bisa dicari di postingan tentang alkana atau sumber lain. kalian bebas mencari)
2)tentukan berapa banyak isomer dari senyawa alkana berikut (gambar rumus strukturnya)
   -  C7H16
   -  C8H18
   -  C6H14
3) koreksi nama senyawa berikut sesuai rumus molekulnya, tentukan benar atau salah nama berikut, jika salah tulis nama yang benar!
   -  2 etil- 3 metil - heptana
   - 3 propil 3,4 dimetil nonana
4) beri komen pada postingan ALKENA(postingan berisi tanggapan atau pertanyaan tentang materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya)

Tugas dikumpulkan melalui email chemicalethnic01@gmail.com paling lambat tanggal 20 april pukul 00.00 WIB

Senin, 09 April 2012

TUGAS 1 KELAS X-7

untuk kelas X-7 tugas mandiri kalian adalah :
1) pelajari tentang deret homolog dan buat resum singkat (materi bisa dicari di postingan tentang alkana atau sumber lain. kalian bebas mencari)
2)tentukan rumus struktur dari senyawa alkana berikut
   -  3,4- dimetil heptana
   -  4 etil- 3,4,5- trimetil dekana
   -  3,4 dietil oktana
3) koreksi nama senyawa berikut sesuai rumus molekulnya, tentukan benar atau salah nama berikut, jika salah tulis nama yang benar!
   -  2 etil- 3 metil - heptana
   - 3 propil 3,4 dimetil nonana
4) beri komen pada postingan ALKENA(postingan berisi tanggapan atau pertanyaan tentang materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya)

Tugas dikumpulkan melalui email chemicalethnic01@gmail.com paling lambat tanggal 16 april pukul 00.00 WIB.

ALKENA


Alkena merupakan hidrokarbon alifatik tak jenuh, yaitu hidrokarbon dengan satu ikatan rangkap dua (–C=C–). Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap 2 disebut alkadiena, yang mempunyai 3 ikatan rangkap 2 disebut alkatriena dst.
Rumus umum alkena yaitu :
 CnH2n
 n = jumlah atom C
Seperti alkana, alkena juga memiliki aturandalam tata nama, dan aturan-aturan tersebut tersusun menjadi 5 aturan yaitu :
1)   Nama alkena diturunkan dari nama alkana yang sesuai (yang jumlah atom C’nya sama), dengan mengganti akhiran –ana menjadi –ena.
2)    Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mempunyai ikatan rangkap.
3)    Penomoran dimulai dari salah 1 ujung rantai induk sedemikian sehingga ikatan rangkap mendapat nomor terkecil.
4)    Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awalan angka yaitu nomor dari atom C berikatan rangkap yang paling tepi / pinggir (nomor terkecil).
5)    Penulisan cabang-cabang, sama seperti pada alkana.
Alkena dibuat dari alkana melalui proses pemanasan atau dengan bantuan katalisator (cracking). Alkena suku rendah digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alkohol.
Contoh :  CH3-CH2- CH2-CH2=CH3                              CH3-CH2- CH2 = CH2=CH3
                   Pentena                                                                       1,2 pentediena

Kamis, 05 April 2012

cara menentukan rantai utama

saat memberi nama suatu senyawa hidrokarbon langkah pertama kita adalah menentukan rantai utama. namun pada kenyataannya tidak semuanya bisa dengan teliti menentukan yang manakah rantai utama itu berada. Berikut adalah cara atau tips dalam menentukan rantai utama.
1. Lihat mana rantai terpanjang
2. Jika terdapat cabang yang lebih panjang dari metil maka jabarkan semuanya ke bentuk atom yang lebih sederhana
3. hitung jumlah atom C dari tiap ujung ke ujung yang lain
4. rantai yang memiliki atom C ter banyak itulah rantai terpanjangnya
begitulah cara menentukan rantai atom C. semoga bermanfaat

Inilah Alasan Air Laut Itu Asin


Air laut adalah air dari laut atau samudera. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl).
Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5 %, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah di Laut Merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.
Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat di dalam batu-batuan dan tanah. Contohnya natrium, kalium, kalsium, dll. Apabila air sungai mengalir ke lautan, air tersebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat pada batu-batuan. Lama-kelamaan air laut menjdai asin karena banyak mengandung garam

Minggu, 01 April 2012

ALKANA


Alkana adalah hidrokarbon alifatik jenuh, yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan antar atom karbonnya merupakan ikatan tunggal.
Rumus umum alkana yaitu :
CnH2n+2
n = jumlah atom C

Deret Homolog Alkana adalah suatu golongan / kelompok senyawa karbon dengan rumus umum yang sama, mempunyai sifat yang mirip dan antar suku-suku berturutannya mempunyai beda CH2.
Sifat-sifat deret homolog :
         1.      Mempunyai sifat kimia yang mirip
         2.      Mempunyai rumus umum yang sama
         3.      Perbedaan Mr ( massa molekul relatif ) antara 2 suku berturutannya sebesar 14
         4.      Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik didihnya
Tata Nama Alkana
Berdasarkan aturan dari IUPAC ( nama sistematis ) :
   1)   Nama alkana bercabang terdiri dari 2 bagian, pertama (di bagian depan) merupakan nama cabang. Bagian kedua (di bagian belakang) merupakan nama rantai induk (rantai paling panjang)
     2)   Rantai induk diberi nama alkana sesuai dengan panjang rantai 
   3)   Cabang diberi nama alkil yaitu nama alkana yang sesuai, tetapi dengan mengganti akhiran –ana menjadi –il. Gugus alkil mempunyai rumus umum : CnH2n+1 dan dilambangkan dengan R
   4)   Posisi cabang dinyatakan dengan awalan angka. Untuk itu rantai induk perlu dinomori. Penomoran dimulai dari salah 1 ujung rantai induk sedemikian rupa sehingga posisi cabang mendapat nomor terkecil.
    5)   Jika terdapat 2 atau lebih cabang sejenis, harus dinyatakan dengan awalan di, tri, tetra, penta dst.
    6)   Cabang-cabang yang berbeda disusun sesuai dengan urutan abjad dari nama cabang tersebut. Awalan normal, sekunder dan tersier diabaikan. Jadi n-butil, sek-butil dan ters-butil dianggap berawalan b-.
Awalan iso- tidak diabaikan. Jadi isopropil berawal dengan huruf i- . Awalan normal, sekunder dan tersier harus ditulis dengan huruf cetak miring.
   7)   Jika penomoran ekivalen (sama) dari kedua ujung rantai induk, maka harus dipilih sehingga cabang yang harus ditulis terlebih dahulu mendapat nomor terkecil.
CONTOH

                                       2 metil-propana                            butana
           

Kekhasan / Keunikan Atom Karbon

Kekhasan Atom karbon terletak pada golongan IVA dengan Z = 6 dan mempunyai 4 elektron valensi. Untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai kemampuan membentuk 4 ikatan kovalen yang relatif kuat.
Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon. Ikatan antar karbon tersebut berupa ikatan tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga.Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang panjang). Rantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai lurus, bercabang dan melingkar(siklik).
 Kedudukan atom karbon
            Dalam senyawa hidrokarbon, kedudukan atom karbon dapat dibedakan sebagai berikut : 
            1.    Atom C primer             : atom C yang mengikat langsung 1 atom C yang lain
2.    Atom C sekunder          : atom C yang mengikat langsung 2 atom C yang lain
3.    Atom C tersier              : atom C yang mengikat langsung 3 atom C yang lain
4.    Atom C kuarterner      : atom C yang mengikat langsung 4 atom C yang lain
Contoh :
Keterangan :
Atom C primer ( ada 5 )
Atom C sekunder ( ada 3 )
Atom C tersier ( ada 1 )
Atom C kuarterner ( ada 1 )

Penggolongan Hidrokarbon
Penggolongan Hidrokarbon dibedakan dalam beberapa kriteria. Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya hidrokarbon dibedakan menjadi hidrokarbon jenuh, yaitu senyawa hidrokarbon yang ikatan antar atom karbonnya merupakan ikatan tunggal. Jenis lainnya merupakan hidrokarbon tak jenuh yaitu senyawa hidrokarbon yang memiliki 1 ikatan rangkap dua (alkena) atau lebih dari 1 ikatan rangkap dua (alkadiena), atau ikatan rangkap tiga (alkuna).
Berikutnya merupakan penggolongan berdasarkan bentuk ikatan rantai karbonnya. Berdasar rantai karbonnya kita mengenal hidrokarbon alifatik yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka jenuh (ikatan tunggal) maupun tidak jenuh (ikatan rangkap) dan jenis hidrokarbon alisiklik senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar / tertutup (cincin). Hidrokarbon aromatik senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar (cincin) yang mempunyai ikatan antar atom C tunggal dan rangkap secara selang-seling / bergantian (konjugasi).

                                           Gb 1.1  Skema Klasifikasi Hidrokarbon